![]() |
| Panduan Tata Cara Shalat Gerhana Matahari |
WAKTU MASUK SHALAT GERHANA
Shalat Gerhana Matahari :
Dimulai ketika masuknya (mulai terjadi) Gerhana Matahari dan berakhir pada waktu selesainya Gerhana secara Total/Keseluruhan atau terbenamnya Matahari.
Shalat Gerhana Bulan :
Dimulai ketika masuknya (mulai terjadi) Gerhana Bulan dan berakhir pada waktu selesainya Gerhana secara Total/Keseluruhan atau terbitnya Matahari.
Ketika jamaah sudah berkumpul maka Bilal menyerukan shalat dengan membaca seruan:
ASH-SHALAATU JAAMI'AH
Lalu Imam memulai shalat gerhana dengan Tata cara shalat gerhana sebagai berikut:
- Takbiratul ihram disertai dengan niat shalat kusuf
Niat Shalat kusuf (gerhana matahari):
ุฃُุตَِّูู ุณَُّูุฉَ ุงُููุณُِูู ุฑَْูุนَุชَِْูู ุฅِู
َุงู
ً/ู
َุฃู
ُูู
ًุง ููู ุชَุนَุงَูู
Ushalli sunnatal kusuufi rak‘ataini imaaman/makmuuman lillaahi ta‘aalaa
Artinya : “Saya Shalat sunnah gerhana matahari dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah Ta'ala".
- Membaca doa iftitah, taawudz
- Membaca surah Al-Fatihah dan surah lain ( disunnahkan membaca QS Al-Baqarah, dan atau boleh juga baca surat pendek yang lain )
- Ruku'
- I'tidal (Bangun dari ruku')
- Membaca surah Al-Fatihah yang ke 2 dan surah lain ( disunnahkan membaca QS Ali Imran, dan atau boleh juga baca surat pendek yang lain )
- Ruku' yang ke 2
- Bangun dari ruku' (i'tidal).
- Sujud
- Duduk antara dua sujud
- Sujud
- Berdiri melanjutkan rakaat yang ke dua, Membaca surah Al-Fatihah dan dan surat lain (disunnahkan membaca QS An-Nisa atau boleh membaca surah pendek yang lain
- Ruku'
- I'tidal (bangun dari ruku'
- Membaca surah Al-Fatihah lagi dan surah lain (disunnahkan membaca QS Al-Ma'idah atau boleh juga baca surat pendek yang lain)
- Ruku' lagi
- Bangun dari ruku' (i'tidal).
- Sujud
- Duduk antara dua sujud
- Sujud
- Tasyahhud akhir
- Salam
Niat Shalat kusuf (gerhana matahari):
ุฃُุตَِّูู ุณَُّูุฉَ ุงُููุณُِูู ุฑَْูุนَุชَِْูู ุฅِู
َุงู
ً/ู
َุฃู
ُูู
ًุง ููู ุชَุนَุงَูู
Ushalli sunnatal kusuufi rak‘ataini imaaman/makmuuman lillaahi ta‘aalaa
Artinya : “Saya Shalat sunnah gerhana matahari dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah Ta'ala".
Kemudian, BILAL setelah selesai shalat maka ia berdiri di depan mimbar menghadap jama’ah kemudian mengucapkan :
َูุงู
َุนَุงุดِุฑَุงْูู
ُุณِْูู
َِْูู َูุฒُู
ْุฑَุฉَุงْูู
ُุคْู
َِِْููู ุฑَุญِู
َُูู
ُ ุงِููู، َูุงَู ุฑَุณُُْูู ุงِููู ุตََّูู ุงُููู ุนََِْููู َูุณََّูู
َ :
ุฅَِّู ุงูุดَّู
ْุณَ َูุงَْููู
َุฑَ ุขَูุชَุงِู ู
ِْู ุขَูุงุชِ ุงَِّููู ، َูุง َูุฎْุณَِูุงِู ِูู
َْูุชِ ุฃَุญَุฏٍ ََููุง ِูุญََูุงุชِِู ، َูุฅِุฐَุง ุฑَุฃَْูุชُู
ْ ุฐََِูู َูุงุฏْุนُูุง ุงََّููู ، ََููุจِّุฑُูุง ، َูุตَُّููุง ، َูุชَุตَุฏَُّููุง... ุญَุชَّู ُْููุดََู ู
َุง ุจُِูู
ْ
ุงَْูุตِุชُْูุง َูุงุณْู
َุนُْูุง َูุงَุทِْูุนُْูุง ุฑَุญِู
َُูู
ُ ุงُููู, ุงَْูุตِุชُْูุง َูุงุณْู
َุนُْูุง َูุงَุทِْูุนُْูุง ุฑَุญِู
َُูู
ُ ุงُููู, ุงَْูุตِุชُْูุง َูุนََُّููู
ْ ุชُุฑْุญَู
َُْูู
Setelah Khatib naik ke mimbar, Bilal mengucapkan doa sebagai berikut :
ุงَُّٰูููู
َّ ุตَِّู ุนَٰูู ู
ُุญَู
َّุฏٍ، ุงَُّٰูููู
َّ ุตَِّู ุนَٰูู ุณَِّูุฏَِูุง ู
ُุญَู
َّุฏٍ، ุงَُّٰูููู
َّ ุตَِّู ุนَٰูู ุณَِّูุฏَِูุง َูู
ََْููุงَูุง ู
ُุญَู
َّุฏٍ،َูุงْูุญَู
ْุฏُ ِِููู ุฑَุจِّ ุงْูุนَุงَูู
َِْูู. ุงَُّٰูููู
َّ َِّููุงْูุงِุณْูุงَู
َ ู
َِู ุงْูู
ُุณِْูู
َِْูู َูุงْูู
ُุณِْูู
َุงุชِ َูุงْูู
ُุคْู
َِِْููู َูุงْูู
ُุคْู
َِูุงุชِ ุงَْูุงَุญَْูุขุกِ ู
ُِْููู
ْ َูุงْูุงَู
َْูุงุชِ، ََููุณِّุฑُْูู
ْ ุนَٰูู ุงَِูุงู
َุฉِ ุงูุฏِِّْูู. ุฑَุจِّ ุงุฎْุชِู
ْ ََููุง ู
َِْูู ุจِุงْูุฎَْูุฑِ ََููุงุฎَْูุฑَุงَّููุงุตِุฑَِْูู ุจِุฑَุญْู
َุชَِู َูุงุงَุฑْุญَู
َ ุงูุฑَّุงุญِู
َِْูู
Kemudian Khatib mulai berkhutbah sampai selesai.








0 komentar:
Post a Comment